PANDUAN PRAKTIS PERKUNJUNGAN PASTORAL BAGI WARGA JEMAAT


Pelayanan Pastoral merupakan tugas penting Gereja yang tidak boleh diabaikan. Salah satu bentuk pelayanan Pastoral yaitu perkunjungan rumah. Artikel ini berisi panduan praktis bagi Pelayan dan Majelis Jemaat untuk melaksanakan perkunjungan pastoral formal bagi warga jemaat.

HAL PENTING TENTANG PERKUNJUNGAN PASTORAL
1.     Hal Umum 
  • Penggembalaan/ pelayanan  Pastoral merupakan tugas yang diberikan Allah bagi setiap orang percaya (Gereja). Yesus, sang Gembala Agung menghendaki kita untuk saling menggembalakan satu dengan yang lain. (Yoh. 10:1-21, Yoh. 21:15-19).
  • Dasar dari pelayanan penggembalaan adalah Kasih dan Kuasa Tuhan.
  • Tujuan Penggembalaan adalah supaya jemaat dibangun dan hidup serta turut bertanggung jawab dalam pelayanan di tengah – tengah jemaat.
  • Yang dilayani dalam perkunjungan pastoral adalah manusia yang memiliki hubungan dengan Tuhan, sesama manusia dan alam ciptaan. Karena itu, tugas penggembalaan dilakukan untuk memelihara relasi – relasi hubungan fungsional itu.
  • Pelayan Firman (Pdt, Grj, Gr.Inj, Pengajar) serta Penatua dan Syamas mendapat mandat melaksanakan Penggembalaan/Pelayanan Pastoral sesuai kesaksian Alkitab dan Tugas Jabatan sebagaimana diatur dalam Tata GKI di Tanah Papua.


2.     Hal Khusus (dalam Percakapan Pastoral)
Dalam percakapan Pastoral, seorang Gembala hendaknya:
  • Menyadari bahwa ia dipakai oleh Tuhan untuk menjadi gembala bagi domba yang dilayani. (Yoh. 21: 16)
  • Mengenal dan mengetahui situasi domba yang dilayani. (Band. Yoh. 10:14)  
  • Meskipun mengetahui situasi domba tetapi tidak memulai percakapan berdasarkan apa yang sudah diketahui atau didengar oleh Gembala tentang domba. (Band. Kej. 3 : 9-13.
  • Membangun percakapan yang membuat domba dapat mempercayai saudara sehingga domba terbuka untuk menyampaikan isi hatinya. Karena itu dalam percakapan Pastoral, hendaknya gembala lebih banyak “mendengar”.
  • Jika berbicara maka berbicaralah dengan kasih. Janganlah menghakimi atau mengungkit – ungkit kesalahan domba.
  • Mampu menyelami (”empati”) keadaan domba dalam arti bukan sekedar simpati dengan domba tetapi dapat memahami dan mengerti situasi domba dari sudut pandang domba itu sendiri.
  • Mampu “menyentuh hati” domba sehingga domba dapat menyadari keadaannya dan mengambil keputusan yang sesuai kehendak Tuhan.

FUNGSI – FUNGSI PENGGEMBALAAN
a.     Fungsi Pemeliharaan
Fungsi ini dijalankan bagi anggota – anggota jemaat yang rajin, setia dan giat; kehidupan keluarga harmonis serta hubungannya dengan sesama berjalan baik. Anggota – anggota jemaat seperti ini mesti dipelihara agar makin setia dan rajin dalam Tuhan.
b.     Fungsi Membimbing/menuntun
Fungsi ini dilakukan bagi domba yang dalam keadaan ragu untuk mengambil keputusan, bimbang karena berbagai keadaan dalam Keluarga,  Karir, Pendidikan, Pelayanan dll. Gembala membimbing domba untuk dapat mengambil keputusan dan memiliki keyakinan dalam hidup.
c.      Fungsi Menyokong/Menopang
Fungsi ini dilakukan bagi domba yang dalam pergumulan berat seperti sakit, berduka dan lain sebagainya. Domba ditopang agar menghadapi berbagai pergumulan dengan iman yang teguh kepada Tuhan.
d.     Fungsi Memperbaiki
Fungsi ini dilakukan bagi domba yang merasa bersalah karena suatu keadaan atau menjadi putus asa. Melalui penggembalaan, domba dapat mengubah cara pandang secara positif terhadap masalah yang dialami.
e.      Fungsi Menyembuhkan
Fungsi ini dilakukan bagi domba yang mengalami luka hati, dendam dan benci terhadap orang lain atau benci pada kehidupan juga domba yang tidak mau mengakui kesalahan. Penggembalaan hendaknya dapat memulihkan keadaan si domba.

  • Perlu diingat bahwa dapat saja 2 atau lebih fungsi penggembalaan berjalan seiring tergantung dari situasi domba. Contoh: bagi yang putus cinta, fungsi yang berjalan bisa: b, c, e.

LANGKAH – LANGKAH YANG DILAKUKAN BERSAMA TIM
  • Tim berkumpul bersama, melihat rencana perkunjungan hari itu dan berdoa bersama sebelum berkunjung.
  • Masuk ke rumah warga jemaat dan bersalaman dengan semua anggota keluarga.
  • Menyanyi dan Berdoa dengan keluarga untuk memulai perkunjungan.
  • Memulai percakapan dengan bertanya kabar dan lain sebagainya.
  • Melakukan percakapan (perhatikan hal-hal khusus dalam percakapan).
  • Menyanyi, membaca 1 bagian Alkitab dan berdoa untuk mengakhiri percakapan.
  • Bersalaman dan Pamit dengan keluarga untuk mengunjungi rumah berikut.

CONTOH  BAGIAN ALKITAB UNTUK PERKUNJUNGAN
a.     Bagi yang Hubungan antar anggota keluarga dan hubungan dengan sesama berjalan baik dan mengucap syukur atas berkat – berkat Tuhan.
Mzm 36:8; Mzm 107:8; Yer 17:7,8; Mzm13:6; Mzm 20:5; Yoh 15:9
b.     Bagi yang selalu giat, rajin dan setia dalam persekutuan.
Mzm 1:1-3; Mzm5:12,13; Mzm 22:27; Mzm 25:10; Mzm 25:14; Mzm 26:8; Mzm 27:4;
c.      Bagi Lansia
Mazmur 92:15,16 ;Yes 46:4; Mzm 16:8; Mzm 23; Mzm 71:9;
d.     Bagi orang Sakit
Mzm 18:7; Mzm 27:1-3; Rm 12:12;
a.   Bagi orang sakit (sakit yang lama/parah)
Mzm 121:1-2; Mzm 9:10-11, Mzm 22;20;
b.  Bagi orang yang memiliki masalah dalam hubungan dengan anggota keluarga lain atau sesama yang lain (tetangga, teman kerja dll)
I Yoh 3:18; I Yoh 4:7-21; I Petr 4:8; Ibr 13:1; Rm 13:10; I Kor 13; Yoh 15:12; I Pet 2:22,23;
c.   Bagi orang yang tidak aktif dalam persekutuan
I Tim 4:7; Yosua 24:14a; Yos 24:24; I Tim 6:11; Ibr 10:25; I Sam 12;24;
d.  Bagi orang yang khawatir, bimbang, putus asa dengan berbagai masalah
I Petr 5:7; Mat. 6:33; Luk 12:29; Ams 12:25; Mzm 55:23; Mat 13:22; Ams 16:9; Yer 17:7; Yes 41:10; Ibr 10:23, Ibr 6:19,20; Mzm 16:11; Mzm 25:4; Mzm 118: 8; I Petr 1:18-19
e.   Bagi orang yang berdukacita karena kehilangan orang – orang terkasih.
Mzm 18:29; Mat11;28-30; Mat 5:4; Why 21:4; Ayub 5:11; 2 Kor 6:10;

Demikian panduan parktis perkunjungan Pastoral, kiranya dapat menolong Pelayan dan Majelis Jemaat dalam perkunjungan pastoral bagi warga jemaat. Tuhan memberkati.
 
Gembalakanlah kawanan  domba Allah   yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan  tetapi dengan pengabdian diri”  (I Petrus 5:2)


_WarOpen, 1203'19_








Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "PANDUAN PRAKTIS PERKUNJUNGAN PASTORAL BAGI WARGA JEMAAT"

Posting Komentar

Hai, sahabat DEAR PELANGI ... silahkan memberi komentar sesuai topik dengan bahasa yang sopan.

ABOUT ME

Foto saya
Sorong, Papua Barat Daya, Indonesia
Menemukan PELANGI dalam hidup sendiri dan menjadi PELANGI di langit hidup sesama. Like and Subscribe my youtube channel: DEAR PELANGI CHANNEL

Iklan

Display

Inarticle

Infeed