KEKURANGAN MENJADI BERKAT


Dengan apa adanya diri kita, kita dapat berguna bagi kehidupan. Tak ada manusia yang sempurna. Bahkan kekuranganpun dapat dipakai untuk menjadi berkat. Jadi jangan pernah merasa sia – sia dalam hidupmu. Jadilah berkat untuk hal – hal kecil sekalipun.

Seorang tukang air, memiliki dua tempayan besar yang dipakai untuk mengisi air dengan pikulan. Setiap hari si tukang air membawa dua tempayan itu dengan pikulan dari mata air ke rumah majikannya. Satu dari tempayan itu retak, sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak. Jadi tempayan yang tidak retak, selalu dapat membawa air penuh setelah tiba di rumah majikan. Sedangkan tempayan retak hanya dapat membawa air setengah penuh.  Sebagian dari air pada tempayan retak tumpah selama dalam perjalanan.

Selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari. Si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya. Tentu saja si tempayan yang tidak retak merasa bangga akan prestasinya, karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Sedangkan si tempayan retak merasa malu dengan ketidaksempurnaannya dan  sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsi yang seharusnya dapat diberikannya.

Suatu ketika, tempayan retak itu berkata kepada si tukang air: "Saya sungguh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu."  "Kenapa?" tanya si tukang air. "Kenapa kamu merasa malu?" "Saya hanya mampu membawa setengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawa. Karena cacatku itu, saya telah membuatmu rugi," kata tempayan itu. Si tukang air menjawab dengan tersenyum: "Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan."

Ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan, dan itu membuatnya sedikit terhibur. Namun pada akhir perjalanan, ia kembali sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor, dan kembali tempayan retak itu meminta maaf pada si tukang air atas kegagalannya.  

Si tukang air berkata kepada tempayan itu, "Apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan yang lain yang tidak retak itu? Itu karena aku selalu menyadari akan cacatmu dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu, dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu.  

Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamu sebagaimana kamu ada, majikan kita tak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang."

Di tangan Tuhan kita diperlengkapi. Yang retak sekalipun dapat dipakaiNya menjadi saksi untuk kemuliaanNya. Jangan pesimis, sebab didalam kelemahan dapat kita temukan kekuatan. Tuhan memberkati.  

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "KEKURANGAN MENJADI BERKAT"

Posting Komentar

Hai, sahabat DEAR PELANGI ... silahkan memberi komentar sesuai topik dengan bahasa yang sopan.

YANG PALING BARU

TUBUH KEBANGKITAN (Lukas 24:36-49)

ABOUT ME

Foto saya
Waropen, Papua, Indonesia
Menemukan PELANGI dalam hidup sendiri dan menjadi PELANGI di langit hidup sesama. Like and Subscribe my youtube channel: DEAR PELANGI CHANNEL

Iklan

Display

Inarticle

Infeed