AKTIVITAS CERMIN DIRI UNTUK KAUM BAPAK: BAPAK YANG PEDULI (Kejadian 14:17-24)
Pengantar
Aktivitas ini dimulai dengan mengisi Kuisioner “Cermin Diri”, pemimpin mendorong agar semua yang mengisi Kuisioner agar mengisinya secara jujur sesuai apa adanya diri masing – masing. Kuisioner tidak mencantumkan nama. Jawaban dapat dilingkari atau disilang.
Pertanyaan Kuisioner:
1. Siapa yang paling sering saya perhatikan di dalam keluarga?
a. Isteri
b. Orang tua
c. Anak
d. Saudara
2. Siapa yang paling sering saya abaikan di dalam keluarga?
a. Isteri
b. Orang tua
c. Anak
d. Saudara
3. Apakah saya berbicara dengan nada “marah” saat di rumah?
a. Selalu
b. Sering
c. Jarang
d. Tidak pernah
4. Apakah saya peduli hanya kepada orang yang menyenangkan bagi saya?
a. Selalu
b. Sering
c. Jarang
d. Tidak pernah
5. Apakah saya peduli saat tidak dihargai?
a. Selalu
b. Sering
c. Jarang
d. Tidak pernah
6. Apakah saya menuntut orang lain mengerti keadaan saya?
a. Selalu
b. Sering
c. Jarang
d. Tidak pernah
7. Pernahkah saya mengabaikan orang yang membutuhkan, padahal saya mampu menolong?
a. Selalu
b. Sering
c. Jarang
d. Tidak pernah
8. Apakah saya berdoa hanya untuk diri saya, atau juga untuk orang lain?
a. Ya, hanya untuk diri sendiri
b. Untuk orang lain juga yaitu
§ ……………………………..
§ ………………………………
§ ……………………………….
9. Siapa satu orang yang akan saya perhatikan secara khusus minggu ini? Mengapa?
……………………………………………………..
10. Kebiasaan apa yang perlu saya ubah agar lebih peduli?
………………………………………………………\
Penjelasan tentang Kuisioner:
ü Pertanyaan nomor 1-3 terkait kehidupan dalam Keluarga Besar dan dalam rumah masing – masing.
ü Pertanyaan nomor 4 – 7 terkait kehidupan baik dalam rumah, lingkungan kerja, persekutuan maupun dalam masyarakat.
ü Pertanyaan nomor 9 bisa terkait dengan orang dalam rumah, lingkungan kerja, maupun pelayanan.
Analisa hasil Kuisioner
Pemimpin melihat secara cepat hasil kuisioner dengan memperhatikan jawaban terbanyak dari setiap pertanyaan. Misalnya untuk pertanyaan nomor 1 yang lebih banyak diperhatikan ternyata adalah “anak” (jumlah jawaban anak 16 dari 24 peserta). Sedangkan untuk pertanyaan nomor 8 – 10 bisa dibaca beberapa jawaban secara langsung.
Kesimpulan Refleksi
Dalam aktivitas Cermin diri yang kita lihat bukan hanya wajah, tetapi juga keadaan hati dan tanggung jawab hidup yang Tuhan percayakan kepada kita. Cermin tidak dapat berbohong. Cermin tidak menilai, tapi menunjukkan apa adanya diri kita. Aktivitas hari ini disebut cermin diri. Bukan untuk menghakimi, melainkan untuk menolong kita jujur terhadap diri sendiri di hadapan Tuhan. Sebagai kaum bapak, kita sering berusaha terlihat kuat. Kita bekerja keras, memikul tanggung jawab, dan berjuang untuk keluarga. Namun tanpa disadari, kita bisa menjadi lebih sibuk daripada hadir, lebih cepat menuntut pengertian daripada memberi perhatian. Melalui cermin diri, Tuhan mengajak kita bertanya:
Apakah saya sudah menjadi suami yang peduli, bukan hanya pencari nafkah?
Apakah saya sudah menjadi ayah yang hadir, bukan hanya pemberi perintah?
Apakah saya sudah menjadi pribadi yang rendah hati, bukan sekadar pelaksana tugas?
Kepedulian bukan tanda kelemahan. Kepedulian adalah tanda kedewasaan iman dan keberanian untuk berubah. Berani mendengarkan. Berani mengakui kesalahan dan berani memperbaiki sikap. Firman Tuhan mengingatkan kita untuk memeriksa diri, bukan supaya kita merasa bersalah, tetapi supaya hidup kita terus dibentuk oleh kasih Tuhan. Sesudah ibadah ini kita pulang dengan hati yang lebih peka, perkataan yang lebih membangun, dan tindakan yang lebih mencerminkan kasih Kristus. Tuhan tidak menuntut kita menjadi bapak yang sempurna, tetapi bapak yang peduli, bersedia dibentuk dan dipakai oleh Tuhan. Amin.


Belum ada Komentar untuk "AKTIVITAS CERMIN DIRI UNTUK KAUM BAPAK: BAPAK YANG PEDULI (Kejadian 14:17-24)"
Posting Komentar
Hai, sahabat DEAR PELANGI ... silahkan memberi komentar sesuai topik dengan bahasa yang sopan.