MARKUS 14:26-31 AKTIVITAS DAN GAMES DALAM IBADAH

Aktivitas/Games: “Siapa yang Tetap Setia?”

Tujuan: Mengajarkan bahwa iman sering diuji dalam situasi sulit.

Proses:

Bagi peserta menjadi beberapa kelompok kecil.

Setiap kelompok diberi beberapa kartu berisi situasi, misalnya:

ü  Teman mengejek karena kita berdoa.

ü  Takut mengakui bahwa kita orang Kristen.

ü  Diminta berbuat tidak jujur di sekolah/kantor.

Kelompok mendiskusikan:

ü Apa yang biasanya dilakukan orang?

ü Apa yang seharusnya dilakukan orang yang setia kepada Tuhan?

Pelajaran: Seperti Petrus yang merasa kuat tetapi akhirnya jatuh, manusia perlu kerendahan hati dan pertolongan Tuhan.

 

 

Aktivitas/Games: “Ayam Berkokok”

Proses:

ü Semua peserta duduk melingkar.

ü Satu orang menjadi “Petrus”.

ü Pemimpin diam-diam menunjuk satu peserta menjadi “ayam”.

ü Saat permainan berjalan, “ayam” harus sesekali berkokok.

ü “Petrus” harus menebak siapa ayamnya.

Makna permainan: Sering kali kita tidak sadar kapan iman kita sedang diuji.

 

Aktivitas/Games: “Langkah di Bukit Zaitun”

Proses:

ü Buat jalur permainan seperti estafet.

ü Di setiap pos ada pertanyaan Alkitab tentang kisah ini, misalnya:

a.  Apa yang dilakukan Yesus sebelum pergi ke Bukit Zaitun?

b.  Siapa murid yang berkata tidak akan menyangkal Yesus?

ü Jika kelompok menjawab benar, mereka boleh lanjut ke pos berikut.

 

Aktivitas/Games: “Bisik Setia”

Proses:

ü Peserta berdiri dalam satu barisan.

ü Pemimpin membisikkan kalimat:“Tetap setia kepada Tuhan walau iman diuji.”

ü Pesan diteruskan sampai orang terakhir.

ü Refleksi: Pesan bisa berubah jika tidak dijaga. Demikian juga komitmen iman bisa melemah jika tidak dipelihara.

 

Aktivitas/Games: “Tantangan Kesetiaan”

Proses:

ü Bagi peserta menjadi kelompok.

ü Setiap kelompok mendapat tantangan kecil, misalnya:

a.      Menyusun ayat Alkitab yang diacak.

b.      Menjawab pertanyaan Alkitab.

c.      Membuat yel-yel tentang kesetiaan kepada Tuhan.

ü Kelompok yang paling cepat menyelesaikan tantangan menang.

Refleksi:  Kesetiaan sering diuji melalui tantangan.

 

 

Aktivitas/Games: “Surat untuk Tuhan”

Proses:

ü Peserta menulis surat kepada Tuhan berisi:

a.      Pengakuan kelemahan iman

b.      Komitmen untuk tetap setia

ü Surat dapat dibawa pulang atau dimasukkan ke kotak doa.

 

Aktivita/Games: “Siapa Saya?”

Proses:

ü Tempelkan kertas di dahi peserta dengan nama tokoh: Yesus, Petrus, Murid lain

ü Peserta harus menebak tokohnya dengan bertanya kepada teman.

ü Refleksi: Mengenal tokoh Alkitab membantu memahami sikap mereka.

 

Aktivitas/Games: “Poster Kesetiaan”

Proses:

ü Peserta membuat poster dengan tema: “Tetap Setia Saat Iman Diuji.”

ü Gunakan gambar, ayat Alkitab, atau simbol iman.

 

 

Aktivitas/Games: “Langkah Iman”

Proses:

ü Buat garis start dan finish.

ü Peserta berjalan dengan mata tertutup dan dipandu temannya.

ü Teman harus memberi arahan sampai garis akhir.

Refleksi: Seperti murid-murid yang harus belajar percaya kepada Tuhan meski tidak mengerti semua yang terjadi.

 

Aktivitas/Games: “Bangun Menara Kesetiaan”

Tujuan: Menggambarkan bahwa iman perlu fondasi yang kuat.

Proses:

ü Bagi peserta menjadi beberapa kelompok.

ü Berikan bahan sederhana (kertas, sedotan, atau kartu).

ü Kelompok diminta membuat menara setinggi mungkin dalam 5–7 menit.

ü Setelah selesai, pemimpin memberi “ujian” seperti meniup angin atau menggoyangkan meja.

Refleksi: Jika fondasinya lemah, menara akan jatuh—seperti iman yang hanya berdasarkan kepercayaan diri manusia.

 

Aktivitas/Games: “Siapa Paling Ingat?”

Tujuan: Menguji pemahaman cerita Alkitab.

Proses:

ü Bacakan kembali cerita dari Markus 14:26–31.

ü Tutup Alkitab.

ü Ajukan pertanyaan cepat, misalnya:

a.        Ke mana Yesus dan murid-murid pergi setelah menyanyi?

b.        Siapa yang berkata tidak akan menyangkal Yesus?

c.        Berapa kali ayam berkokok menurut Injil Markus?

Peserta yang menjawab benar mendapat poin.

 

 

Aktivitas/Games: “Tantangan Diam”

Proses:

ü Peserta harus diam selama 2 menit.

ü Pemimpin mencoba membuat mereka tertawa atau berbicara.

ü Siapa yang tetap diam sampai akhir menang.

Refleksi: Menjaga iman juga membutuhkan penguasaan diri.

 

Aktivitas/Games: “Lingkaran Kesetiaan”

Proses:

ü Semua peserta berdiri melingkar.

ü Setiap orang menyebutkan satu hal yang akan mereka lakukan untuk tetap setia kepada Tuhan minggu ini.

ü Tutup dengan doa bersama.

 

 

Aktivitas/Games: “Surat untuk Petrus”

Prose:

ü Peserta menulis surat seolah-olah kepada Petrus.

ü Isi surat:

a.        Apa yang mereka pelajari dari pengalaman Petrus

b.        Nasihat jika mereka berada di situasi yang sama

 

Aktivitas/Games: “Kata Kunci Alkitab”

Proses:

ü Tuliskan kata-kata penting dari cerita di kertas: Yesus, Petrus, Bukit Zaitun. Ayam, Murid-murid

ü Peserta harus menyusun kata-kata itu menjadi ringkasan cerita.

 

 

Aktivitas/Games: “Badai Ujian Iman”

Proses:

ü Peserta berdiri membentuk lingkaran.

ü Satu orang di tengah membawa bola (simbol ujian).

ü Bola dilempar ke peserta lain secara acak.

ü Siapa yang menerima bola harus menyebutkan cara tetap setia kepada Tuhan.

 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "MARKUS 14:26-31 AKTIVITAS DAN GAMES DALAM IBADAH"

Posting Komentar

Hai, sahabat DEAR PELANGI ... silahkan memberi komentar sesuai topik dengan bahasa yang sopan.

YANG PALING BARU

DIPERSATUKAN DI DALAM KRISTUS (Efesus 2:11-22)

ABOUT ME

Foto saya
Sorong, Papua Barat Daya, Indonesia
Menemukan PELANGI dalam hidup sendiri dan menjadi PELANGI di langit hidup sesama. Like and Subscribe my youtube channel: DEAR PELANGI CHANNEL

Iklan

Display

Inarticle

Infeed