TATA IBADAH DAN MATERI KSP MENYONGSONG JUMAT AGUNG

TATA IBADAH KSP

Ajakan Beribadah (Oleh seorang Ibu - Berdiri)

Persekutuan KSP yang dikasihi Tuhan, hari ini kita berkumpul di Keluarga: ................,kita bersyukur dan menghayati kesengsaraan Tuhan Yesus Kristus yang telah menderita dan mati untuk menebus kita. Yesaya 53:4 “Sesungguhnya penyakit kitalah yang ditanggungnya dan  kesengsaraan kita yang dipikulnya padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan disakiti Allah”. Siapkanlah hati untuk berjumpa dengan Tuhan dalam Ibadah KSP memasuki Jumat Agung dan Paskah Yesus Kristus.

 

Nyanyian Jemaat : Kidung Jemaat 362:1,3 “Aku MilikMu Yesus Tuhanku“

Aku milikMu, Yesus, Tuhanku; kudengar suaraMu.

'Ku merindukan datang mendekat dan diraih olehMu.

Reff: Raih daku dan dekatkanlah pada kaki salibMu. Raih

Daku, raih dan dekatkanlah ke sisiMu, Tuhanku.

 

Sungguh indahnya walau sejenak besertaMu, Allahku;

dalam doaku sungguh akrabnya bersekutu denganMu.

Reff:

 

Doa : (oleh seorang Ibu)

Ibadah KSP yang kami laksanakan saat ini , di keluarga................................................. kami dasari dengan nama Bapa, Yesus Kristus dan Roh Kudus. Amin. (Duduk)

 

Nyanyian Jemaat : Kidung Jemaat 361:1,4  “Di SalibMu Ku Sujud”

Di salibMu 'ku sujud, miskin, buta dan lemah;

Yesus, Kau harapanku, agar aku s'lamatlah.

Reff: 'Ku percaya padaMu, Anakdomba Golgota.

Di salibMu 'ku sujud: diriku s'lamatkanlah!

 

Janji Tuhan kupegang; 'ku dibasuh darahNya.

'Ku bersujud, beriman, tersalib bersamaNya.

Reff:

 

Pemberitaan Firman Doa ( Doa oleh seorang Bapak) :

a.  Bapa, ibu, saudara-saudari sebelum kita membaca firman Tuhan mari kita berdoa : “Yesus Tuhan Firman yang hidup, berilah RohMu menuntun kami dalam pemberitaan Firman di saat ini agar hidup kami dipimpin oleh Roh Kudus karena kami melakukan FirmanMu. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.

b.  Pembacaan Alkitab (secara berbalasan ): Markus 15:20b-32

c.  Aktivitas: “Surat Untuk Yesus di Salib”

 

Pelayan: Bapak, Ibu, saudara – saudara dan anak – anak marilah kita meresponi Firman Tuhan dengan bersaksi tentang kasih dan kebaikan Tuhan bagi kita, dapat berupa kesaksian pengalaman iman maupun kesaksian puji – pujian

 

Ruang Kesaksian

Semua anggota KSP atau Kelompok PKB dan PW atau PAM dan PAR  menyanyikan lagu pujian tentang Pengorbanan Yesus

 

PS/VG/: ...

 

Pelayan : Terpujilah Tuhan !  Marilah  kita, terus  bersyukur dan menyanyikan kasih setia Tuhan.

 

Persembahan Syukur (Oleh seorang Pemuda)

Persekutuan KSP yang terkasih ! Yesus telah mati dan bangkit untuk kita, marilah kita menyatakan rasa syukur dengan memberi persembahan bagi Tuhan. Bersyukurlah karena penebusan di dalam Kristus: “Oleh karena bilur – bilurNya kamu telah disembuhkan” (I Petrus 2:24b)

 

Nyanyian Jemaat : Kidung Jemaat 34:1-4 “Di Salib Yesus di Kalvari“

 

Rencana Penginjilan/ tindak lanjut

ü  Majelis dalam KSP dan anggota KSP merencanakan penginjilan memenangkan jiwa yang akan mengikuti kelompok sel hari berikutnya (Mengunjungi yang tidak hadir dalam ibadah KSP)

ü  Majelis dan anggota KSP yang hadir bersepakat untuk mendoakan sasaran penginjilan. (Mengunjungi dan mendoakan yang sakit)

ü  Majelis dan anggota KSP sepakat kegiatan pelayanan kasih bagi anggota di luar KSP (rencana–rencana lain sesuai konteks atau kebutuhan masing-masing KSP).

 

Doa Syafaat (Oleh Pelayan)

Nyanyian Jemaat: Kidung Jemaat 368 : 1,3 “Pada Kaki SalibMu“ (Ay.3 Berdiri)

Pada kaki salibMu, Yesus, 'ku berlindung;
Air hayat Golgota pancaran yang agung.

Reff: SalibMu, salibMu yang kumuliakan
Hingga dalam sorga k'lak ada perhentian.

 

Pada kaki salibMu kuingat kurbanMu,

dalam jalan hidupku kukenang selalu.

Reff:

 

Berkat (Oleh Pelayan)

Terimalah berkat Tuhan dan pergilah dengan sejahtera: “Anugerah Tuhan Yesus Kristus, Kasih Allah Bapa dan Persekutuan dengan Roh Kudus menyertai kita sekalian sekarang sampai selama – lamanya. Amin.

 

 

MATERI KSP

Pembacaan Alkitab: Markus 15:20b-32

Tema: Surat Untuk Yesus di Salib

Bentuk Ibadah: Aktivitas

 

Pengantar

Ketika kita membaca kisah penyaliban dalam Markus 15:20b–32, seringkali kita menempatkan diri hanya menjadi pembaca atau pendengar. Kita melihat dari jauh: Yesus disalibkan, orang banyak mengejek, para pemimpin agama menolak-Nya. Namun hari ini, kita tidak hanya menjadi penonton. Yesus merangkul kita lebih dekat kepadaNya. Karena itu, kita akan merefleksikan kisah penyaliban Yesus dengan melakukan aktivitas menulis Surat Untuk Yesus di Salib. Bayangkan diri kita berada di bawah Salib Yesus. Yesus memandang kita dengan kasih. Dan hari ini, kita dapat secara langsung merespons kasih Yesus itu. Tuhan kita adalah Tuhan yang hidup, yang hadir, dan yang mendengar setiap seruan hati kita. Mari ungkapkan rasa syukur kita, serahkan pergumulan, kerinduan dan komitmen kita pada Yesus yang mati namun bangkit dan membawa kemenangan unutk kita.

 

Aktivitas: “Surat Untuk Yesus Di Salib

Alat dan Bahan:

Kertas dan Alat Tulis,

 

Proses:

ü Bagikan kertas dan alat tulis.

ü Setiap peserta menulis surat pribadi kepada Yesus.

ü Surat berisi: rasa syukur atas pengorbanan Yesus, dosa yang hendak diakui, pergumulan yang sedang dihadapi, kekhawatiran yang sedang dialami dan kerinduan untuk berubah.

 

Contoh Format Surat untuk Yesus

🕊Bayangkan dirimu berada di bawah salib. Tulislah isi hatimu dengan jujur kepada Yesus.

️ Yesus yang terkasih,

......................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

️ Saya bersyukur

.................................................................................................................................................................. .................................................................................................................................................................

...................................................................................................................................................................

💭 Hal yang Ingin Saya Akui

................................................................................................................................................................... .................................................................................................................................................................

😔 Pergumulan yang sedang Saya Hadapi

................................................................................................................................................................................................................................................ ......................................................................................

🙏 Kerinduan & Doa Saya

........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

Karena kasih-Mu di salib, saya mau berkomitmen:

.......................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

 

Kesimpulan

Salib bukan hanya sebuah peristiwa tragis dalam sejarah. Salib adalah pernyataan kasih Allah yang paling nyata, paling dalam, dan paling mahal bagi manusia. Di dalam Markus 15:20b–32, kita melihat Yesus dihina, ditolak, dan disalibkan. Ia diejek: “Selamatkanlah diri-Mu!” Namun Yesus memilih untuk tidak turun dari salib. Bukan karena Ia tidak mampu, tetapi karena Yesus mengasihi kita. Yesus rela mati ganti kita.

Di bawah salib, kita melihat banyak respons manusia: ada yang mengejek, ada yang acuh, ada yang hanya menonton. Dan jika kita jujur, sering kali kita pun pernah berada di posisi-posisi itu: tidak peduli, meragukan, bahkan menjauh dari Tuhan. Namun di tengah semua itu, kasih Yesus tidak berubah. Ia tetap mengasihi. Ia tetap berkorban.

Melalui aktivitas “Surat untuk Yesus di Salib”, kita diajak untuk tidak lagi menjadi penonton, tetapi datang secara pribadi kepada-Nya. Kita membawa semua isi hati kita: rasa syukur, penyesalan atas dosa, pergumulan maupun kekhawatiran.  Kasih itu mengundang kita untuk hidup dalam perubahan. Kita dipanggil untuk: meninggalkan dosa dan hidup yang lama, setia mengikut Tuhan bahkan ketika jalan tidak mudah, dan menjadi saksi kasih-Nya di tengah dunia. Menjelang Jumat Agung, kita diajak untuk merenung, dan menyadari: bahwa salib itu bukan jauh di sana—salib itu berbicara tentang hidup kita hari ini. Salib menyatakan satu kebenaran yang tidak tergoyahkan: kita dikasihi, kita ditebus, dan kita dipanggil untuk hidup bagi Tuhan. Amin

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "TATA IBADAH DAN MATERI KSP MENYONGSONG JUMAT AGUNG"

Posting Komentar

Hai, sahabat DEAR PELANGI ... silahkan memberi komentar sesuai topik dengan bahasa yang sopan.

YANG PALING BARU

TATA IBADAH DAN MATERI KSP MENYONGSONG JUMAT AGUNG

ABOUT ME

Foto saya
Sorong, Papua Barat Daya, Indonesia
Menemukan PELANGI dalam hidup sendiri dan menjadi PELANGI di langit hidup sesama. Like and Subscribe my youtube channel: DEAR PELANGI CHANNEL

Iklan

Display

Inarticle

Infeed